budidaya jamur tiram

Cara budidaya jamur tiram Untung Banyak

Posted on

Halo sahabat bisnis kali ini bisnis.today akan membagikan panduan budidaya jamur tiram bagi pemula yang bisa di praktekan untuk mendapatkan untung yang banyak, serta bisa mengembangkan bisnis

Dikala pandemi seperti sekarang ini banyak cara untuk membuat usaha atau merintis usaha kecil yang menguntung salah satunya adalah budidaya jamur.
Seperti yang kita ketahui bahwa budidaya jamur sangat populer di tengah masyarakat indonesia dan banyak sekali permintaan pasar untuk jenis model bisnis ini.

Jamur tiram merupakan makanan yang menyehatkan sekaligus lezat. karena jamur tiram memiliki kandungan kalori yang rendah dan hampir tidak memiliki lemak, vitamin D dan B12 juga terkandung dalam makanan jamur ini.

Kamu tahu tidak bahwa jamur tiram memiliki bentuk yang sangat unik karena berbentuk lenbar dan mirip seperti cangkang tiram berwarna putih uniknya jamur ini berbentuk dan tumbuh secara bergerombol seperti payung.
jamur tiram sangat banyak di minati dan sangat banyak pula pasar di indonesia yang membutuhkan jamur tiram sebagai tambahan lauk karena rasanya yang lezat seperti daging.

Buat kamu yang mau mencoba budidaya jamur tiram ini kamu bisa membaca artikel ini karena panduan yang akan saya bagiakan ini berdasarkan pengalaman sendiri dan dari berbagai sumber terpercaya.

Cara budidaya jamur tiram bagi pemula

Hal yang harus di persiapkan untuk memulai budidaya jamur tidaklah rumit karena bahan dan biaya bisa kamu dapatkan secara murah dan mudah di pasaran.

1. Siapkan Kumbung

merawat jamur tiram

Kumbung atau rumah jamur adalah tempat untuk merawat dan menumbuhkan baglog dan menumbuhkan jamur. Kumbung biasanya merupakan sebuah bangunan atau ruangan yang diisi rak-rak kayu bekas senso untuk meletakkan baglog atau media tanam untuk meletakkan bibit jamur tiram ini.

Ruangan ini harus memiliki suhu dan kelembapan yang pas untuk budidaya jamur.

Kumbung biasanya terbuat dari bambu atau kayu bekas senso atau gergaji. Dinding kumbung bisa dibuat dari papan. Untuk atap, Anda bisa menggunakan genteng. Dianjurkan untuk tidak menggunakan atap asbes atau seng karena akan mendatangkan panas.

Sedangkan pada bagian lantainya, tetap menggunakan tanah agar air yang digunakan untuk menyiram jamur bisa meresap.

Di dalam kumbung dilengkapi rak berupa kisi-kisi yang dibuat bertingkat. Rak tersebut berfungsi untuk menyusun baglog. Rangka rak bisa dibuat dari bambu atau kayu. Posisi rak diletakkan berjajar dan antara rak satu dengan yang lain dipisahkan oleh lorong untuk perawatan.

Ukuran kumbung yang baik sebaiknya tidak kurang dari 40 cm. dan untuk Rak bisa dibuat dengan ukuran 2-3 tingkat saja. Bagian Lebar rak 40 cm dan panjang setiap ruas rak 1 meter. Setiap ruas rak dengan ukuran ini mampu menyimpan 70-80 baglog. Banyaknya rak disesuaikan dengan jumlah baglog yang akan dibudidayakan.

Persiapan pembibitan baglog untuk bisnis jamur tiram

Sebelum mamasukkan baglog ke kumbung, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

  1. Anda perlu membersihkan kumbung dan rak-rak dari kotoran yang melekat.
  2. lakukan pengapuran dan penyemprotan dengan fastisida di bagian dalam kumbung.
  3. Perlu diamkan selama 2 hari sebelum baglog dimasukkan ke kumbungagar keadaan menjadi steril dan lembab.
  4. Terakhir, saat bau sudah hilang, Anda bisa masukkan baglog yang sudah siap untuk ditumbuhkan, di mana seluruh permukaannya sudah tertutupi dengan serabut putih.

2. Menyiapkan Media Baglog

merawat jamur tiram

Karena jamur tiram adalah jamur kayu sehingga bahan utama dari baglog adalah serbuk gergaji kayu yang lembut.

Baglog dibungkus plastik berbentuk silender, satu di antara ujungnya diberi lubang. Di lubang inilah jamur tiram akan tumbuh menyembul keluar.

Pada budidaya jamur tiram skala besar, petani jamur biasanya membuat baglog sendiri. Namun, bagi pemula, biasanya baglog dibeli dari pihak lain sehingga petani bisa fokus hanya menjalankan usaha budidaya saja tanpa harus membuat baglog sendiri.

Lagi pula proses pembuatan buglog juga sangat mudah dan murah saja. jadi siapapun bisa membuatnya.

Cara Merawat Baglog jamur tiram

Ada dua cara menyusun baglog dalam rak, yaitu dengan diletakkan secara vertikal dan horizontal. Meletakkan secara vertikal di mana lubang baglog menghadap ke atas, sedangkan cara horizontal, lubang baglog menghadap ke samping.

Kedua Cara Budidaya Jamur Tiram ini memiliki kelebihan masing-masing. Kalau disusun secara horizontal menjadi lebih aman dari siraman air karena jika penyiraman berlebih, air tidak akan masuk ke baglog.

Selain itu, untuk melakukan panen lebih mudah. Hanya, penyusunan dengan cara horizontal ini lebih banyak memakan ruang.

cara budidaya jamur tiram dan perawatannya

Sebelum menyusun baglog, buka terlebih dahulu cincin dan kertas penutup baglog. Diamkan kurang lebih lima hari. Bila lantai terbuat dari tanah, lakukan penyiraman untuk menambah kelembapan.
Setelah itu, potong ujung baglog untuk memberikan ruang tumbuh lebih lebar. Biarkan selama tiga hari dan jangan disiram. Cukup siram pada bagian lantai saja.
Lakukan penyiraman dengan sprayer. Penyiraman sebaiknya membentuk kabut, bukan tetesan-tetesan air. Makin sempurna pengabutan, akan makin baik. Anda bisa menyiramnya 2-3 kali sehari, tergantung suhu dan kelembapan kumbung. Anda tetap perlu menjaga suhu pada kisaran 16-24 derajat celsius.

Cara Memanen Jamur Tiram

Kalau baglog yang digunakan permukaannya telah tertutup sempurna dengan miselium, biasanya dalam waktu 1-2 minggu sejak pembukaan tutup baglog, jamur akan tumbuh dan sudah bisa dipanen. Baglog jamur bisa dipanen 5-8 kali, bila perawatannya baik.

Baglog dengan bobot sekitar 1 kilogram akan menghasilkan jamur sebanyak 0,7-0,8 kilogram. Setelah itu baglog dibuang atau bisa dijadikan bahan kompos.

Panen ini dilakukan pada jamur yang telah mekar dan membesar. Tepatnya bila ujung-ujungnya telah terlihat meruncing. Namun, tudungnya belum pecah, warnanya masih putih bersih.

Bila masa panen lewat setengah hari saja, warna bisa menjadi agak kuning kecokelatan dan tudungnya akan pecah. Kalau sudah seperti ini, jamur akan cepat layu dan tidak tahan lama. Jarak panen pertama ke panen berikutnya berkisar 2-3 minggu lagi.

Nah itulah Cara budidaya jamur tiram Untung Banyak semoga ulasan sederhana ini bermanfaat untuk kita semua. jika ada pertanyaan silahkan berkomentar di bawah ya.

2 thoughts on “Cara budidaya jamur tiram Untung Banyak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *